[NOMINEE] Yoga Arizona Ikon Dubsmash Indonesia Dengan Segudang Konten Lucu & Kreatif
Published 19 April 2018 by Ayu Srikhandi

Kapanlagi.com - Sejak tahun 2015, nama Yoga Arizona sudah mencuri perhatian publik lewat konten-konten dubsmash di Instagramnya. Karena gaya yang lucu itu lah follower Yoga langsung bertambah dengan pesat. Hingga saat ini ia ia konsisten membuat konten-konten dubsmash dan juga video pendek yang siap mengocok perut followernya.

Banyak yan menduga kalau Yoga Arizona adalah nama panggung semata, tapi ternyata ini memang nama sebenarnya. Dalam sebuah video QnA yang dibuatnya, ia menceritakan kalau sebenarnya diberi nama  Muhammad Ghufron oleh sang nenek, tapi ayahnya yang dulu hobi mengobrol di radio amatir menggunakan handy talkie dengan nama udara Yoga Arizona ingin menyematkan nama tersebut ke sang anak. Akhirnya pria kelahiran 24 Juni 1990 tersebut berakhir dengan nama Yoga Arizona.

Yoga Arizona berakting dengan gaya menirukan wanita. © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Dubsmasher Instagram

Konten Yoga Arizona yang kerap mengocok perut dibuatnya memang nggak asal-asalan begitu saja. Ia selalu memikirkan benar video apa yang akan diunggahnya, bahkan saat syuting video dubsmash berdurasi 45 detik, ia pernah menghabiskan waktu sampai lima jam untuk konten Youtubenya.

Sedikit berbeda memang dengan saat membuat dubsmash di Instagram yang lebih pendek kala itu. "Cepet ya (bikin video dubsmash di Instagram), paling sejam. Tapi kalau yang versi 45 detik lebih lama. Bisa 5 jam untuk 45 detik," ungkap Yoga Arizona dalam wawancara bersama KapanLagi.com pada 2016 silam.

Yoga Arizona mencipatakan karakter Tasya. © Instagram.com/yogaarizona

Populer Karena Menirukan Syahrini

Yoga Arizona memilih menirukan imej Syahrini saat memposting video-video dubsmash-nya. Sosok teteh yang merupakan karakter buatannya itu memiliki nada dan gaya bicara khas seleb sosialita tersebut.

Setelah dubsmash Syahrini yang dibuatnya meledak, Yoga Arizona langsung banjir follower dan bahkan saat ini sudah menembus angka 1,1 juta follower di Instagram. Karena dubsmash yang sedang viral di tahun 2015 tersebut, Yoga bahkan sampai mendapat undangan untuk menghadiri talkshow di TV.

Yoga Arizona menirukan gaya Syahrini di tahun 2015. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Saat membawakan karakter Syahrini di dubsmashnya, Yoga Arizona memang niat banget. Ia mempersiapkan pakaian yang dimiripkan dengan Syahrini dengan bahan seadanya sehingga menuntutnya untuk kreatif. Dia bahkan kala itu membuat sanggul dari kaos atau hiasan bunga di leher berbahan kaos kaki.

"Yang punya Syahrini itu aku bener-bener niatin, itu aku bikin sampai dua hari. Jadi bener-bener diniatin yang itu, dan bajunya itu juga cuma pake jaket aja," jelas Yoga Arizona di tahun 2015.

Karakter Tasya

Setelah sukses dengan karakter Syahrini yang kerap disapa dengan Teteh itu, Yoga Arizona membuat karater baru. Ia pun mengenalkan sosok Tasya pada followernya, yakni karakter wanita dengan berbagai style rambut yang memakai wig dan juga dress ala-ala, padalah terkadang hanya kain yang dililitkan saja.

Video Yoga yang berdandan dan masuk karakter Tasya ini seringnya mengangkat masalah  soal cinta. Jadi jangan heran kalau video-video tersebut ditonton sampai jutaan kali di Instagramnya. Nggak hanya ide kreatif dan juga plot yang keren, tapi Yoga dan para sahabat punya skill akting yang memang bagus.

A post shared by Yoga Arizona (@yogaarizona) on Nov 15, 2017 at 3:07pm PST

Sosok Tasya ini lah yang sekarang muncul dalam berbagai video yang dibuat Yoga Arizona.  Saat musim Miss Universe lalu, Tasya muncul memperagakan perkenalan diri perwakilan dari berbagai negara dengan gayanya yang super lucu.

Soal Haters

Dengan konten Instagram dan Youtube yang dibuatnya, Yoga Arizona menyadari memang ada pihak-pihak yang tak menyukainya. Di awal videonya populer, Yoga mendapatkan haters yang cukup banyak dari kalangan pria yang menyebutnya banci. Padahal, karakter wanita yang diciptakan oleh Yoga itu hanya bagian dari akting saja.

Meski sejak awal membuat video dubsmash sudah memiliki haters, Yoga memilih untuk tidak menyerah begitu saja. Ia justru semakin mengembangkan diri dan sekarang konten humornya menjadi salah satu yang dinantikan oleh netizen.

Yoga Arizona tak terlalu mempermasalahkan haters. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Putra Dari Guru Akting

Yoga Arizona yang sukses menjadi Selebgram dan Youtuber ini sebenarnya merupakan putra dari Eka Dimitri Sitorus. Sosok yang berusia 57 tahun itu merupakan seorang pelatih akting dan berkecimpung di dunia seni.

Eka Dimitri Sitorus menjadi guru akting dari banyak pemain film di Indonesia seperti Raline Shah, Julie Estelle, dan banyak lagi. Beliau juga merupakan pelatih akting untuk sederetan film populer, beberapa di antaranya GIE, PANGGIL NAMAKU TIGA KALI, EKSKUL, dan masih banyak lainnya. Ia juga merupakan penulis skenario EKSKUL, dan VIRGIN 2.

Yoga Arizona bersama ayahnya. © Instagram.com/yogaarizona

Sosok Eka Dimitri Sitorus merupakan pemilik Sakti Actor Studio, di mana ia memang membuka kelas akting. Yoga Arizona juga ikut berkecimpung dalam kelas akting milik ayahnya tersebut. Bahkan, Yoga sudah pernah ikut bermain film di tahun 2012.

Yoga sempat bermain dalam BUKAN POCONG BIASA memerankan karakter Papay. Di tahun yang sama, ia juga muncul dalam RECTOVERSO bersama Acha Septriasa, tapi menurut pengakuan Yoga, pemirsa tidak akan mudah menemukan karakter yang diperankan karena ia tampil dengan rambut kribo dan menunduk, sedangkan setting saat itu gelap. Masih di tahun yang sama, Yoga juga ikut tampil dalam film MOTHER KEDER yang dibintangi Ira Maya Sopha.

(kpl/jje)

More Update

MORE